5+ Cara Beli Saham IPO dan Penjelasan Lengkapnya

Saat perusahaan IPO, banyak investor yang memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli saham. Apalagi cara beli saham IPO sekarang sudah lebih mudah dan bisa dilakukan secara online.

Di bawah ini akan dijelaskan tentang langkah-langkah membeli saham IPO, khususnya untuk Anda yang masih pemula dalam menjadi investor saham. Simak sampai akhir supaya informasi pentingnya tidak terlewat.

Mengenal Saham IPO (Initial Public Offering)

Apakah Anda sudah tahu apa itu saham IPO sebelumnya? Sebelum belajar tentang cara beli saham IPO, sebaiknya pahami dasarnya terlebih dahulu.

Sebenarnya IPO merupakan sebuah singkatan dari Initial Public Offering. IPO adalah kondisi ketika perusahaan menjual sahamnya kepada masyarakat umum atau publik. Berikutnya, kepemilikan perusahaan bisa diperjualbelikan melalui transaksi saham di pasar sekunder.

Lebih sederhananya, IPO adalah penawaran umum emiten atau perusahaan yang menjual efek dalam bentuk saham kepada masyarakat luas. Jika sudah IPO, artinya perusahaan sudah go public atau menjadi sebuah perusahaan publik.

IPO bertujuan supaya perusahaan memperoleh pendanaan eksternal, yaitu dari para investor. Pendanaan tersebut umumnya digunakan untuk memenuhi biaya operasional atau ekspansi bisnis. Oleh karena itu, IPO sebaiknya dilakukan ketika pasar saham sedang kondusif.

Keuntungan Membeli Saham IPO

Banyak investor yang memilih membeli saham IPO. Hal ini terjadi bukan tanpa sebab. Ternyata membeli saham IPO mendatangkan beberapa keuntungan berikut ini.

● Harga Saham Sudah Ditentukan

Saat memutuskan untuk melakukan IPO, umumnya perusahaan sudah menentukan berapa harga saham yang ditawarkan ke publik. Jadi, semua investor yang membeli saham IPO akan mendapatkan harga yang sama.

● Mendapatkan Saham dengan Harga Murah

Keuntungan yang selanjutnya dari membeli saham IPO adalah mendapatkan harga yang masih murah. Harga saham perusahaan cenderung bergerak naik beberapa waktu setelah IPO. Tentu akan lebih menguntungkan jika membeli saham saat harganya masih murah, bukan?

● Potensi Profit Sejak Hari Pertama

Umumnya, pergerakan harga saham IPO di hari pertama berpotensi meningkat dengan signifikan. Bahkan potensi profitnya bisa mencapai 2 kali lipat alias 200%. Tak heran kalau banyak investor memilih membeli saham IPO agar bisa mendapatkan keuntungan sejak hari pertama listing di bursa.

● Saham Bisa Dijual dengan Cepat

Berhubungan dengan poin sebelumnya, biasanya harga saham IPO akan merangkak naik di hari pertama. Anda bisa menjualnya saat itu juga untuk mendapatkan profit.

Apalagi di hari-hari pertama IPO, jumlah peminat saham perusahaan tersebut masih tinggi. Jadi, saham pun bisa terjual dengan lebih mudah.

● Menikmati Dividen Sejak Awal

Di samping keuntungan dari pergerakan harga saham, investor yang membeli saham IPO juga berpotensi menikmati dividen sejak awal. Dividen merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam periode tertentu.

Saat melakukan IPO, sebuah perusahaan sangat mungkin melakukan ekspansi bisnis yang berdampak pada meningkatnya laba perusahaan. Artinya, potensi mendapatkan dividen menjadi sangat besar.

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli Saham IPO

Meski berpotensi mendatangkan keuntungan seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau Anda ingin beli saham IPO. Hal ini wajib dipahami sebelum masuk ke pembahasan cara beli saham IPO.

  • Pahami fundamental perusahaan, berikut dengan laporan keuangannya.
  • Saat penawaran IPO, ada banyak investor yang tertarik. Jika peminat terlalu tinggi, ada kemungkinan Anda tidak mendapatkan jatah saham IPO.

Cara Beli Saham IPO Secara Online

Seperti yang telah disebutkan di awal, membeli saham IPO kini sudah semakin mudah. Berikut ini adalah langkah-langkah membeli saham IPO secara online.

1. Masuk ke Situs e-IPO

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka browser. Kemudian masuk ke situ e-IPO yang beralamat di www.e-ipo.co.id.

2. Melakukan Registrasi

Selanjutnya, lakukan registrasi di laman e-IPO dengan mengikuti langkah berikut.

  1. Masukkan alamat email yang aktif.
  2. Pilih salah satu tipe investor, individu atau industri.
  3. Isi data investor dengan lengkap dan benar.
  4. Autentikasi alamat email dengan cara mengeklik link yang dikirimkan ke email.
  5. Buat password yang mudah diingat.
  6. Klik +Broker untuk menambahkan broker yang selama ini digunakan untuk investasi saham.

3. Login di e-IPO

Setelah punya akun, Anda bisa login ke laman e-IPO dengan cara memasukkan email serta password yang sudah dibuat.

4. Memesan Saham IPO

Sekarang adalah waktunya untuk memesan saham IPO yang ingin dibeli. Berikut ini langkah pemesanan atau menyampaikan minat di e-IPO.

  1. Pilih salah satu saham IPO yang Anda minati. Kemudian klik More Info.
  2. Pastikan sudah memiliki dana yang cukup di dalam Rekening Dana Nasabah (RDN).
  3. Kemudian klik Place Order setelah memastikan pesanan saham IPO Anda sudah benar.
  4. Lanjutkan dengan mengisi form pemesanan dengan data-data yang lengkap. Klik Send jika sudah.
  5. Masukkan OTP untuk mengakhiri proses pemesanan.

5. Konfirmasi Telah Membaca Prospektus

Tahap pemesanan belum selesai karena Anda harus mengkonfirmasi bahwa sudah membaca prospektus. Berikut ini caranya mengkonfirmasinya.

  1. Klik pada menu Active Orders.
  2. Pilih View.
  3. Klik pada opsi I have read the prospectus.

Konfirmasi ini harus dilakukan sebelum masa offering berakhir. Kalau tidak melakukan konfirmasi, pesanan saham IPO akan dibatalkan.

6. Menerima Saham IPO

Setelah melakukan pemesanan dan direview, investor bisa menerima salah satu dari 4 status penjatahan berikut ini.

  • Not carried over: pesanan tidak dilanjutkan ke proses penjatahan.
  • Not alloted: tidak memperoleh penjatahan.
  • Allotted with scale back: mendapatkan penjatahan dengan jumlah yang sudah disesuaikan.

Cara beli saham IPO tidak begitu susah, bukan? Yang paling penting adalah siapkan modalnya terlebih dahulu dan perhitungkan dengan matang sebelum memutuskan untuk benar-benar membelinya.

Baca Juga: 8 Panduan Belajar Saham untuk Pemula

Related Posts

Apa Itu SaaS: Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, & Kekurangannya

Teknologi berbasis cloud sudah semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari seiring perkembangan teknologi. SaaS merupakan salah satu bentuk teknologi berbasis cloud yang banyak digunakan. Apa itu SaaS? Kepanjangannya sendiri adalah Software…

Apa Itu Artificial Intelligence (AI) dan Jenis-jenis Teknologinya

Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari tanpa disadari. Meski begitu, masih banyak yang belum memahami apa itu artificial intelligence (AI). Sebaiknya simak artikel ini untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Apa Itu SaaS: Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, & Kekurangannya

  • By admin
  • August 9, 2023
  • 26 views
Apa Itu SaaS: Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, & Kekurangannya

Cara Mudah Belajar Bahasa Pemrograman Gratis Secara Otodidak

  • By admin
  • June 24, 2023
  • 18 views
Cara Mudah Belajar Bahasa Pemrograman Gratis Secara Otodidak

Apa Itu Artificial Intelligence (AI) dan Jenis-jenis Teknologinya

  • By admin
  • June 12, 2023
  • 34 views
Apa Itu Artificial Intelligence (AI) dan Jenis-jenis Teknologinya

Belajar Machine Learning Gratis: Materi Dasar untuk Pemula

  • By admin
  • April 2, 2023
  • 36 views
Belajar Machine Learning Gratis: Materi Dasar untuk Pemula

7 Digital Marketing Trends 2023 yang Wajib dipahami Pebisnis

  • By admin
  • March 21, 2023
  • 35 views
7 Digital Marketing Trends 2023 yang Wajib dipahami Pebisnis

Apa Itu Google Bard, Benarkah Menjadi Pesaing Berat ChatGPT?

  • By admin
  • March 14, 2023
  • 21 views
Apa Itu Google Bard, Benarkah Menjadi Pesaing Berat ChatGPT?